Rawat Miss V dari Keputihan

Pola Hidup 1 19.955

MENJAGA kesehatan reproduksi sangat penting. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah menjaga kebersihan atau higienitas, terutama pada daerah sekitar Miss V.

 

Pasalnya, dalam Miss V terdapat mikroorganisme (flora normal) yang bila tidak dijaga dapat terganggu keseimbangannya. Bila hal ini terjadi, maka bisa timbul gangguan dan keluhan pada daerah tersebut. Salah satu gejala adanya gangguan adalah melalui timbulnya keputihan.

 

Nah, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan daerah keperempuanan kita dari keputihan. Sallika NS, jurnalis lulusan FKG UI lewat bukunya “Serba-Serbi Kesehatan Perempuan” menjabarkannya, antara lain:

 

1. Selalu cuci daerah keperempuanan dengan air bersih setelah buang air. Jangan hanya diseka dengan tisu. Membersihkannya pun musti dilakukan dengan cara yang benar, yaitu dari depan ke belakang agar kotoran dari anus tidak masuk ke Miss V. Hindari pemakaian sabun Miss V berlebihan karena justru dapat menganggu keseimbangan flora normal Miss V.

 

2. Jaga daerah keperempuanan tetap kering. Hal ini karena kelembapan dapat memicu tumbuhnya bakteri dan jamur. Selalu keringkan daerah tersebut dengan tisu atau handuk bersih setelah dibersihkan. Karena tidak semua toilet menyediakan tisu, bawalah selalu tisu kemanapun pergi. Selain itu, gunakan selalu celana dalam yang terbuat dari katun agar dapat menyerap keringat dan gantilah secara teratur untuk menjaga kebersihan.

 

3. Bila sedang mengalami keputihan atau menstruasi tinggal sedikit. Boleh saja menggunakan pelapis celana panty liner. Tetapi sebaiknya tidak digunakan setiap hari. Panty liner justru dapat memicu kelembapan karena bagian dasarnya terbuat dari plastik. Pilih panty liner yang tidak mengandung parfum, terutama buat mereka yang berkulit sensitif.

 

4. Hindari bertukar celana dalam dan handuk dengan teman, atau saudara kita sendiri karena berganti-ganti celana bisa menularkan penyakit.

 

5. Bulu yang tumbuh di daerah kemaluan bisa menjadi sarang kuman bila dibiarkan terlalu panjang. Untuk menjaga kebersihan, potonglah secara berkala bulu di sekitar kemaluan dengan gunting atau bisa juga mencukurnya dengan hati-hati

Tag:

Info Kesehatan Terkait

1 Komentar

  1. tya Jul 12, 2012 03:34:19
    Bermanfaat: 8 / Tidak bermanfaat: 0

    gmana yea buk cara mengatsi kepiyihan, mski agak berabu tapi ak risi, lam sekali gak sembuh sembuh ak jg heran, ak sudah pakai sabun sirih tapi tetap aj kyak gtu ? mohon abntuanya, agar sya dapet berhubgan dg suami saya, mersakan kenikmatan,,,

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2017 DechaCare.com. Design website oleh adiacipta.com

Back to Top