Lusanoc Tablet
1 22.440

Lusanoc Tablet

Tablet
PT Meprofarm
Lain-lain
Beri rekomendasi

Indikasi:
- Kandidiasis mukokutan kronis yang tidak responsif terhadap nistatin dan obat-obat lain. - Infeksi mikosis sistemik (kandidiasis, parakoksidioido- mikosis).

Kontra Indikasi:
- Penderita yang hipersensitif terhadap ketoconazole - Penyakit hati akut- Pemberian ketoconazole dengan terfenadine dan astemizol adalah dikontraindikasikan

Komposisi:
Tiap tablet mengandung,
Ketoconazole.............................. 200 mg

Cara Kerja Obat:
LUSANOC merupakan obat anti jamur golongan imidazol yang mempunyai spektrum anti jamur yang luas.Mekanisme kerjanya yaitu dengan menghambat biosintesis ergosterol atau sterol lain, yang merusak membran dinding sel jamur dan merubah permeabilitas sehingga menghambat pertumbuhan jamur.

Efek Samping:
Mual, muntah, diare, konstipasi, nyeri perut, reaksi hipersensitivitas, pruritus, ruam, sakit kepala, pusing, trombositopenia, fotofobia, gynecomastia, anemia hemolitik, leukopenia, impotensi, oligospermae.

Peringatan dan Perhatian:

  • Hati-hati bila digunakan pada wanita hamil dan menyusui.

  • Pada penggunaan jangka panjang/pada penderita dengan riwayat penyakit hati, faal hati harus dipantau minimal 1 kali/bulan karena kemungkinan terjadi hepatotoksisitas. Pengobatan harus dihentikan bila terjadi peningkatan kadar ALT/SGPT 2 - 3 kali lipat atau bila timbul gejala penyakit hati seperti letih, urin berwarna gelap, jaundice.

  • Pemberian ketoconazole dengan dosis 400 mg/hari atau lebih dapat menyebabkan penurunan respon cortisol terhadap rangsangan ACTH.
    Oleh karena itu fungsi adrenal harus dimonitor pada pasien yang menderita kelainan fungsi ginjal atau fungsi ginjal yang ”borderline”.

  • Keamanan pemakaian pada anak-anak dibawah 2 tahun belum ditetapkan.

Interaksi Obat:
  • Penderita yang menerima ketoconazole akan mengalami ruam kulit sesudah menerima alkohol.

  • Rifampisin yang diberikan per oral atau secara intravena mengurangi konsentrasi plasma ketoconazole dan cenderung menggagalkan terapi ketoconazole.

  • Pemberian bersama obat-obatan yang dapat mengurangi keasaman lambung seperti antikolinergik, antacid, Antagonis H reseptor, dapat menghambat absorbsi ketoconazole, maka apabila obat-obat tersebut diperlukan sebaiknya diminum sekurang-kurangnya 2 jam setelah pemberian ketoconazole.

  • INH menurunkan kadar ketoconazole dalam darah.

  • Pemberian bersamaan dengan Fenitoin dapat meningkatkan metabolisme salah satu obat atau keduanya.

  • Ketoconazole meningkatkan kadar siklosporin dalam darah dengan akibat nefrotoksisitas dan peningkatan kadar serum kreatinin.

Aturan Pakai:
Dewasa :
- 200 mg sekali sehari diberikan dengan makanan biasanya selama 15 hari.
Jika perlu dosis dapat ditingkatkan : 400 mg sehari.
- Kandidiasis vaginal kronis : 400 mg sekali sehari selama 5 hari.
Anak-anak diatas 2 tahun : 3,3 - 6,6 mg/kg BB/hari sebagai dosis tunggal.Pengobatan sebaiknya dilanjutkan sekurang-kurangnya 1 minggu sesudah gejala hilang dan kultur negatif.

Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk, keringdan terlindung dari cahaya

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Obat Terkait

1 Komentar

  1. oleh di
    Bermanfaat: / Tidak bermanfaat:

    Kelebihan:

    Kekurangan:

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2017 DechaCare.com. Design website oleh adiacipta.com

Back to Top