Avelox
2 33.282

Avelox

Tablet
PT Bayer Indonesia
Obat Saluran Pernafasan
Beri rekomendasi

Indikasi:
Eksaserbasi akut bronkitis kronik, pneumonia di masyarakat (bukan penularan di rumah sakit), sinusitis bakterial akut (didiagnosa secara akurat).

Kontra Indikasi:
Hipersensitif dengan setiap komponen tablet/infus atau kuinolon lainnya, kehamilan dan menyusui, anak-anak dan remaja yang sedang tumbuh, pasien dengan riwayat penyakit/kelainan tendon akibat terapi kuinolon, perpanjangan QT yang didapat maupun kongenital, gangguan elektrolit khususnya hipokalemia, bradikardia yang relavan secara klinis, gagal jantung dengan pengurangan fraksi ejeksi ventrikel kiri yang relevan secara klinis, riwayat aritmia asimtomatik.

Komposisi:
1 tablet salut selaput Avelox® mengandung 400 mg moxifloxacin dan 250 ml cairan infus mengandung 400 mg moxifloxacin.

Dosis dan Cara Pemberian:
Dosis anjuran untuk moxifloxacin adalah 400 mg satu kali sehari. Cairan infus harus digunakan secara intravena selama 60 menit.

Lama Pemberian:
Eksaserbasi akut bronkitis kronik 5-10 hari, pneumonia di masyarakat 10 hari, sinusitis akut 7 hari.

Peringatan dan Perhatian:
Pasien dengan kelainan SSP, gangguan penglihatan, nyeri atau peradangan tendon, aritmia jantung, gangguan fungsi hati, kolitis pseudomembranosa, defisiensi glucose-6-phosphate-dehydrogenase, supaya menghindari paparan radiasi UV maupun sinar matahari yang berlebihan, reaksi alergi.

Interaksi:
Harus ada selang waktu sekitar 6 jam antara pemberian Avelox dengan pemberian obat-obatan yang mengandung kation bivalen atau trivalen (misalnya antasid yang mengadung magnesium atau aluminium, didanosine, sucralfate serta obat-abat yang mengandung besi atau zinc). Moxifloxacin meningkatkan Cmax dari digoxin sekitar 30% tanpa mempengaruhi AUC maupun kadar terendah. Tidak terlihat interaksi pada pemberian moxifloxacin bersama warfarin, ranitidin, probenesid, kontraseptif oral, maupun teofilin.

Efek yang Tidak Diinginkan:
Nyeri abdomen, sakit kepala, reaksi di tempat injeksi (misalnya edema, hipersensitif, inflamasi, nyeri), nausea, diare, muntah, dispepsia, tes fungsi hepar abnormal, pada pasien hipokalemia atau hipokalsemia: perpanjangan QT, perubahan indera pengecapan, pusing.

Obat Terkait

2 Komentar

  1. Obt sinusitis terbaru Jan 26, 2013 23:12:10 oleh herroeman di surabaya
    Bermanfaat: 15 / Tidak bermanfaat: 5

    Kelebihan: lendir kekuning2an keluar semua

    Kekurangan: demam,kepala sakit .diare dan mata berair

    Sehabis operasi sinusitis m diberi oleh dokter obat avelox ini. Dosis sehari cuma 1x . Efek dari obat ini sangat ampuh walaupun disertai demam, sakit kepala,ngantuk dan diare. Rupanya obat antibioktik sinusits terbaru.

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  2. shering Oct 28, 2012 01:40:24 oleh cendoyo s di pasuruan
    Bermanfaat: 11 / Tidak bermanfaat: 5

    Kelebihan: no

    Kekurangan: no

    yth, bapak/ibu saya mau bagi pengalaman, ortu saya menderita bronkitis, oleh dokter diberi avelox infus,bebrp hari tapi tiada hasil, malahan leukosit terus bertambah naik, mohon saran bapak/ibu , padahal sudah habis 8 botol

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2017 DechaCare.com. Design website oleh adiacipta.com

Back to Top